Cara Merawat Pipa Besi Agar Tahan Lama

Cara Merawat Pipa Besi Agar Tahan Lama

Pipa besi menjadi salah satu bahan bangunan yang membutuhkan perawatan dan pemeliharaan ekstra agar lebih tahan lama. Jika Anda keliru memilih jenis pipa besi atau tak melakukan perawatan yang tepat maka bisa berisiko pipa besi menjadi mudah berkarat dan mudah mengalami kerusakan.

Penting untuk mempertimbangkan perawatan pipa besi yang tepat untuk membuatnya lebih tahan lama.

Cara Merawat Pipa Besi yang Tepat Agar Lebih Tahan Lama

Di dalam sebuah konstruksi bangunan, pipa besi banyak digunakan sebagai rangka plafon, saluran instalasi air hingga penyangga bangunan. Banyak yang memilih untuk menggunakan pipa besi di antaranya karena kelebihan yang dimilikinya.

Seperti bisa digunakan untuk jangka waktu pemakaian yang lebih lama, lebih kuat, bisa tahan pada semua jenis cuaca dan anti rayap.

Namun meski memiliki banyak kelebihan, pipa yang terbuat dari besi juga mempunyai banyak kekurangan seperti membutuhkan perawatan pipa besi yang lebih ekstra karena terbuat dari bahan yang rentan korosi dan berkarat.

Berikut adalah informasi dari distributor pipa besi mengenai beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat pipa besi dengan tepat.

1. Memilih jenis pipa berkualitas

Pastikan untuk memilih jenis pipa besi yang memiliki kualitas terbaik, di antaranya dengan memilih pipa besi yang sudah memiliki label SNI. Label tersebut memberikan jaminan bahwa kualitasnya sudah sesuai dengan standar pembuatan pipa besi.

Hindari tergiur harga murah dan selalu bandingkan harga pipa besi yang ada di pasaran untuk mendapatkan harga terbaik dari pipa besi dengan kualitas terbaik pula.

2. Berikan pelapis pipa besi

Anda juga bisa memberikan pelapis tambahan pada pipa besi untuk mencegah proses pengaratan pada pipa besi. Bahan pelapis logam atau non logam yang bisa digunakan antara lain seperti tembaga, platina, nikel, timah atau emas.

Pipa besi yang sudah diberi bahan pelapis akan lebih terlindungi dari risiko berkarat karena tidak akan terpapar langsung dengan air dan udara.

Bahan pelapis lainnya yang bisa digunakan adalah minyak dan cat anti karat. Anda bisa memakaikan bahan pelapis tersebut di seluruh permukaan pipa besi untuk mencegah karat terbentuk.

3. Hindari penggunaan larutan asam

Bahan besi adalah jenis bahan yang rentan pada larutan tertentu seperti larutan asam yang terkandung di dalam produk pembersih lantai.

Maka dari itu, pastikan untuk menghindari penggunaan produk pembersih lantai jika Anda menggunakan pipa besi. Penggunaan produk tersebut sangat berisiko membuat pipa menjadi lebih mudah berkarat.

4. Perhatikan suhu penyimpanan pipa besi

Pipa besi dipercaya bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih lama jika disimpan pada ruangan dengan suhu yang tepat untuk perawatan pipa besi.

Disarankan untuk menyimpan pipa besi pada ruangan yang bersuhu rendah atau pada ruangan yang memiliki fasilitas pengatur suhu seperti AC yang berfungsi untuk mendinginkan dan mengurangi kelembaban di dalam tempat penyimpanan.

Pipa besi jika disimpan di luar ruangan dan terkena paparan sinar matahari secara langsung bisa membuat pipa mudah berkarat serta rusak.

5. Jauhkan air semen dari pipa besi

Pipa besi akan rentan mengalami kerusakan jika terkena air semen yang kemudian menjadikannya mudah keropos. Bahkan meski pipa besi sudah diberi lapisan anti karat sekalipun, pipa besi yang terkena air semen sudah tinggal menunggu kerusakan terjadi. Solusinya hanya bisa dilakukan dengan mengganti pipa besi yang baru.

6. Berikan bantalan pelindung untuk cegah goresan

Pipa besi yang mempunyai celah yang muncul karena tergores bisa membuat pipa besi mengalami korosi karena proses oksidasi yang terjadi. Adanya bantalan pelindung akan meminimalkan risiko pipa besi terkena goresan sekaligus memiliki kegunaan untuk isolasi pada suhu panas yang berlebih.

7. Gunakan fitting pipa besi tepat

Usahakan untuk menggunakan fitting pipa besi yang tepat, di antaranya dengan memastikan fitting sesuai dengan jenis pipa yang digunakan dan ukuran diameternya.

Selain itu, Anda juga harus memastikan fitting pipa besi terpasang dengan kokoh, pas dan tak memiliki celah. Lakukan juga pemeriksaan yang lebih jeli pada bagian sambungan pipa sehingga tak berisiko adanya kebocoran gas, air atau cairan lainnya yang dialirkan melalui pipa besi.

8. Gunakan perpaduan bahan pipa besi

Cara berikutnya untuk merawat pipa besi agar tidak mudah berkarat adalah dengan menggunakan perpaduan bahan lainnya dalam pembuatan pipa besi. Banyak yang mencampur pipa besi dengan unsur lainnya seperti bahan stainless steel misalnya.

Dengan mencampurkan bahan alloy steel (campuran besi dengan unsur lain) yang memiliki kelebihan tahan karat karena memiliki kandungan sedikit karbon dan 12% kromium.

9. Elektroplating

Kemudian cara perawatan pipa besi yang terakhir adalah dengan melakukan elektroplating. Merupakan satu proses pengerjaan untuk memberikan lapisan pada besi dengan menggunakan logam lainnya dengan menggunakan metode elektrolisis.

Umumnya cara ini banyak dilakukan pada besi kaleng kemasan makanan yang diberi lapisan timah sehingga bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih panjang.

Nah itulah beberapa panduan cara merawat pipa besi agar tahan lebih lama dan awet. Dengan cara ini Anda lebih irit biaya dibandingkan tidak merawat pipa besi yang mengakibatkan harus mengganti pipa besi baru setiap jangka waktu tertentu.

Ide Bisnis Tali Rafia Yang Menguntungkan

Ide Bisnis Tali Rafia Yang Menguntungkan

Berikut tips bisnis tali plastik atau sering disebut dengan nama tali rafia. Berbisnis sejatinya dapat dilakukan oleh siapa saja dengan ide bisnis yang beragam.

Salah satu ide bisnis yang mungkin jarang Anda pikirkan sebelumnya yaitu bisnis tali rafia. Lantas, ide bisnis tali rafia apa sajakah yang bisa dijadikan peluang?

Usaha Bisnis dari Tali Rafia

Selama ini, Anda mungkin mengetahui jika tali rafia lebih banyak digunakan untuk mengikat barang dan berbagai keperluan sehari-hari lainnya. Fungsi utamanya memang demikian, namun sejatinya ada berbagai bidang usaha yang dapat dimunculkan dari jenis tali tersebut, misalnya:

1. Tali rafia daur ulang

Ide bisnis yang pertama adalah pembuatan tali rafia itu sendiri. Akan tetapi, berbeda dari kebanyakan produksi tali rafia yang dibuat dari biji plastik langsung, mengapa tidak mencoba jenis usaha tali rafia dengan bahan dasar dari sampah plastik?

Ya, saat ini kita memang tengah menghadapi gempuran sampah plastik dari berbagai sumber, baik plastik pembungkus, botol minuman, dan sebagainya. Daripada membuat lingkungan sekitar menjadi penuh sampah dan tercemar, Anda dapat memanfaatkannya sebagai bahan dasar tali.

Adapun caranya juga terbilang sangat mudah, yakni dengan memilih jenis plastik yang kuat, kemudian hamparkan ke permukaan yang datar dan lurus. Selanjutnya, gunting sampah plastik tersebut sesuai ukuran yang diinginkan, lalu tarik dan buat tali yang memanjang.

Selain dari plastik yang lebar, Anda juga dapat membuat tali rafia dari berbagai jenis limbah plastik lainnya dengan cara membuatnya sebagai bijih plastik. Adapun caranya dengan menyortir sampah plastik, membersihkannya, lalu melelehkannya terlebih dahulu sebelum dibentuk menjadi tali sesuai kebutuhan.

2. Kerajinan tangan

Bisa dibilang, ide bisnis tali rafia sejatinya tidak terlalu jauh dari usaha kerajinan tangan. Dengan keterampilan yang tinggi, tali-tali rafia yang tidak terpakai dapat digunakan untuk membuat berbagai barang dengan nilai guna dan nilai jual tinggi.

Tali rafia kerap digunakan untuk membuat kemoceng atau pembersih lantai. Meski demikian, Anda dapat berkreasi dengan berbagai jenis kerajinan tangan lain yang bahkan jarang dibuat. Sebagai contoh dengan membuat anyaman, vas bunga, dompet, bahkan tirai pintu.

Untuk membuat kerajinan tangan tersebut memang dibutuhkan keterampilan, keuletan, serta ketelitian yang tinggi. Terlebih, jenis usaha kerajinan tangan ini masih sangat menguntungkan karena ada banyak orang yang berminat menjadikannya koleksi.

Dengan promosi dan kualitas yang baik, kerajinan tangan dari tali rafia bahkan dapat diekspor ke luar negeri. Terlebih jika dibuat dari plastik daur ulang, tentu akan semakin menarik minat para kolektor barang-barang ramah lingkungan.

3. Mesin penggulung tali

Dalam pembuatan tali rafia sudah pasti akan sangat membutuhkan mesin penggulung. Cara kerja mesin ini terbilang sangat sederhana, yakni dengan memutar tuas sehingga tali yang panjang dapat tergulung dengan rapi dan dapat dikemas sesuai kebutuhan.

Sayangnya, belum banyak orang yang mampu membuat mesin penggulung tersebut. Jika Anda memiliki keterampilan di bidang mesin, hal tersebut sudah pasti akan menjadi prospek usaha yang sangat menarik. Keuntungan yang diraup juga terbilang besar, apalagi mesin tersebut sangat dibutuhkan untuk banyak kalangan yang memiliki usaha pembuatan tali rafia.

Tidak hanya merakit atau menjual mesin penggulung rafia, Anda juga dapat membuka usaha jasa penggulungan tali rafia yang bekerja sama dengan para produsen rafia. Bidang usaha dan ide bisnis ini terbilang masih jarang sehingga prospeknya cukup bagus.

Prospek Usaha Tali Rafia

Sejatinya, berbagai ide bisnis tali rafia di atas dapat dilakukan secara mudah namun tetap dapat memunculkan keuntungan besar. Terlebih, untuk membuat bisnis tali plastik tersebut cenderung tidak membutuhkan modal yang banyak.

Jika merujuk pada ide pembuatan kerajinan tangan, Anda dapat memperoleh bahan baku plastik dan tali rafia dari berbagai sumber, termasuk dari para pengepul maupun dari sampah rumah tangga. Sedikit berbeda jika ingin membuat usaha rafia dari bahan baku dasar yang membutuhkan mesin khusus untuk memproses dan membuatnya menjadi lebih sempurna.

Anda juga tidak harus menyewa tempat khusus untuk membuat usaha rafia tersebut, bahkan dapat dilakukan dari rumah sekalipun. Anda mungkin hanya perlu tempat khusus untuk menampung sisa pengolahan atau limbah pembuatan tali dan berbagai jenis usaha rafia.

Lantas, bagaimana dengan peluang usaha tersebut? Bisa dibilang, sangat besar. Terlebih tali rafia sangat dibutuhkan oleh semua golongan masyarakat untuk berbagai keperluan. Target pasarnya terbilang luas dengan harga yang bersaing.

Modal yang dibutuhkan juga minim namun keuntungannya dapat menjadi berkali-kali lipat. Untuk usaha awal, Anda juga tidak harus memiliki banyak karyawan, cukup 2-3 orang saja sesuai dengan bidang usaha yang Anda pilih.

Kesimpulan

Itulah beberapa informasi dari jual tali rafia roll besar mengenai ide bisnis tali rafia yang bisa Anda jadikan peluang guna mendapatkan banyak keuntungan. Dapat dilihat sejatinya masih ada banyak ide yang bisa Anda realisasikan untuk membuat bisnis tali plastik ini semakin berkembang. Semoga membantu!