Kenali Jenis Kertas dan Kertas Khusus Sertifikat

Kertas awalnya digunakan untuk mendokumentasikan sebuah karya baik itu berupa tulisan maupun gambar. Salah satu produk kertas yang banyak dipakai adalah Kertas Untuk Sertifikat. Kertas sendiri terbuat dari pengepresan serat kayu yang berasal dari pulp yang menjadi sebuah lembar tipis.

Kertas di Indonesia banyak digunakan untuk berbagai jenis kebutuhan. Dari mulai untuk membuat dokumen, poster, brosur, struk belanja, hingga bungkus makanan pun ada yang menggunakan kertas. Hingga sekarang jenis kertas yang ada di Indonesia sangat banyak sekali macam-nya. Berikut akan Kita ulas secara singkat masing-masing jenis kertas yang ada.

Jenis Kertas dan Kertas Khusus Sertifikat

Jenis kertas yang banyak digunakan di Indonesia memiliki tekstur, ketebalan dan tampilan yang berbeda. Ke semua hal itu menjadikan setiap kertas memiliki penggunaannya masing-masing agar supaya bisa memberikan hasil yang maksimal. Terutama untuk jenis kertas untuk sertifikat. Beberapa jenis kertas yang dikenal dan banyak digunakan di Indonesia.

  1. HVS

Tekstur kertas halus, tipis dan memiliki ketebalan yang beragam dari mulai 60 hingga 100 gsm. Banyak digunakan di sekolah dan kantor untuk mengerjakan dokumen, tugas, makalah dan lain sebagainya.

  1. Book paper

Digunakan untuk buku yang berisi teks saja karena untuk gambar agak kurang bagus kualitasnya. Teksturnya agak kasar namun cenderung ke halus, berwarna kekuningan, tipis dan ringan. Dengan ketebalan dari mulai 55, 70 hingga 90 gsm. Kertas ini akan membuat buku yang Anda terasa nyaman meski dibaca dalam waktu lama.

  1. Art paper

Kertas ini memiliki permukaan yang halus, mengkilap, licin dan berwarna putih. Ketebalan kertas sekitar 120 hingga 150 gsm. Biasa dipakai untuk kebutuhan pembuatan poster, brosur, halaman dalam majalah dan lain sebagainya. Permukaannya yang mengkilap membuat kertas ini terlihat lebih eksklusif.

  1. Art carton

Tekstur kertas hampir sama dengan art paper, namun dengan ketebalan yang lebih yaitu sekitar 190, 210, 230, 260 hingga 310 gsm. Biasanya dipakai untuk membuat cover buku, cover majalah, undangan hingga kartu nama.

  1. Karton BW

Tekstur kertasnya halus, berwarna putih dan memiliki ketebalan sekitar 240 gsm. Banyak dipakai untuk membuat map, undangan, sertifikat dan kartu iuran.

  1. Jasmine

Kertas jenis ini memiliki tekstur mengkilap, halus dan licin. Terlihat memiliki partikel emas yang ada di permukaan kertas. Banyak digunakan untuk undangan dan kartu nama karena kertas ini memiliki banyak varian warna.

  1. Concorde

Kertas ini memiliki tekstur agak kasar dengan permukaan yang agak timbul berbentuk garis. Banyak digunakan untuk membuat surat penting, proposal dan sertifikat. Warna kertas ini lebih soft.

  1. Linen Jepang

Kertas ini memiliki tekstur yang lebih halus seperti kain di bagian depan, dengan ketebalan kertas 240 gsm. Kertas ini sering dipakai untuk membuat sertifikat dan kartu nama.

  1. Buffalo

Memiliki tekstur mirip dengan guratan kayu yang halus dan licin. Dengan ketebalan yang dimiliki banyak dipakai untuk membuat map, cover jilid dan kartu untuk iuran.

  1. NCR

Kertas yang memiliki partikel karbon ini bertekstur halus dan tipis. Umumnya banyak digunakan untuk membuat nota, bon, struk, faktur dan surat jalan. Kertas ini sangat mudah untuk ditulis dengan pulpen dan bisa menyalin di kertas bagian belakangnya.

  1. Stiker cromo

Kertas yang memiliki lapisan lapisan di bagian belakangnya ini memiliki tekstur yang halus, licin dan mengkilap. Banyak dipakai untuk media promosi yang ditempel di tembok.

  1. Stiker vinyl

Memiliki tekstur yang hampir sama dengan kertas stiker cromo hanya perbedaannya memiliki tekstur yang agak lentur. Sifatnya yang lebih tahan lama meski terkena panas dan hujan membuat kertas stiker ini banyak digunakan untuk kebutuhan otomotif.

Jenis Kertas Khusus Untuk Membuat Sertifikat

Banyak lembaga pendidikan atau kantor yang membuat sertifikat untuk keperluan mereka. Nah memilih jenis kertas khusus untuk sertifikat tentunya tak bisa dilakukan dengan sembarangan. Pasalnya sertifikat adalah jenis dokumen yang berharga dan harus disimpan dengan baik agar supaya bisa awet dan bertahan lama.

Kertas untuk sertifikat sendiri harus memiliki beberapa kriteria tersendiri. Diantaranya adalah memiliki ketebalan yang pas agar supaya sertifikat bisa awet dan tahan lama. Minimal ketebalan yang dimiliki adalah dengan ketebalan 190 gr ke atas. Untuk pemilihan warna Anda harus memilih warna yang tepat yaitu kertas berwarna cerah.

Pemilihan warna kertas untuk sertifikat dengan warna cerah adalah agar supaya tingkat keterbacaan sertifikat terjaga dengan baik. Sehingga saat sertifikat di fotokopi tulisan masih bisa terbaca dengan baik.

Tekstur pada kertas juga menentukan semakin bagus kualitas sertifikat yang dibuat. Jenis kertas yang paling banyak dipakai untuk membuat sertifikat adalah seperti kertas Art carton, BW carton, kertas concorder, linen Jepang, manila, ivory dan kertas jasmine. Itulah beberapa jenis Kertas Untuk Sertifikat yang bisa Anda gunakan.